Latar Belakang Kampung Patin


Desa Koto Masjid terletak di Provinsi Riau, Kabupaten Kampar, Kecamatan XIII Koto Kampar. Desa Koto Masjid sangat terkenal sebagai pusat sentra produksi ikan patin. Hal ini dikarenakan seluruh keluarga di desa Koto Masjid memiliki kolam ikan patin. Minimal tiap keluarga 2 kolam, jika dirata-ratakan setiap keluarga memiliki 2 sd 4 kolam. Julukan desa Koto Masjid sebagai pusat sentra produksi ikan patin tidak lepas dari usaha dan bimbingan Pak Suhaimi,SPd yang membimbing para penduduk desa untuk berusaha di perikanan.

Awalnya pak Suhaimi, SPi yang merupakan putra daerah setelah menamatkan pendidikan di Fakultas Perikanan Universitas Riau tahun 1993, sempat bekerja di DIPASENA Lampung-Gajah Tunggal group dari tahun 1994 sampai 1998. Kemudian Pak Suhaimi bekerja sebagai PNS di BPTP Marpoyan bidang Perikanan sesuai pendidikannya, ditempatkan sebagai staf penelitian lapangan perikanan di Desa Koto Masjid. Sambil bekerja sebagai PNS peneliti bidang perikanan, membimbing masyarakat desa Koto Masjid dalam usaha perikanan, Pak Suhaimi, Spi tetap mengembangkan budidaya perikanan khususnya ikan patin di Desa Koto Masjid. Hingga saat ini Pak Suhaimi,Spi telah mempunyai 32 kolam ikan patin dan memberikan penghasilan yang sangat cukup dari hasil perikanan.

Usaha budidaya perikanan ikan patin di desa Koto Masjid sangat berkembang pesat. Hingga saat ini telah ada sekitar 776 kolam ikan patin, dengan total luas sekitar 42 hektar. Dimana setiap harinya bisa menghasilkan ikan patin segar antara 3 sampai 4 ton setiap hari. Selain menghasilkan ikan patin segar, Desa Koto Masjid juga menghasilkan : bibit ikan patin, olahan salai ikan patin, kerupuk ikan patin, dan juga nugget ikan patin. Khusus olahan salai ikan patin, dari bahan asal 3 ton ikan patin, akan mneghasilkan 1 ton ikan patin salai. Untuk nugget, sementara ini produksinya sekitar 60 kg setiap kali produksi. Tahun depan akan dibangun sentra pengolahan ikan patin dengan kebutuhan lahan sekitar 3 hektar. Dengan harapan mampu menyerap seluruh panen ikan patin Desa Koto Masjid yang selalu meningkat.

Dikutip dari : http://kampung-patin.blogspot.com/

About jumailischaniago

Visi tanpa eksekusi adalah lamunan. Eksekusi tanpa visi adalah mimpi buruk

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: