Koto Masjid Tuan Rumah Indonesian CSR Award


Memiliki potensi luar biasa dalam bidang perikanan, Desa Koto Masjid, Kecamatan XIII Koto Kampar yang dijuluki Kampung Patin ini diusulkan PT Telkom menjadi nominator desa penyelenggara Indonesian Corporate Social Responsibility (CSR) Award tahun 2011.

Senior Manager PT Telkom Harmon Yero saat memberikan sambutan pada acara penguatan dan keberlanjutan kolaborasi PT Telkom dengan Pemkab Kampar dalam pengembangan cluster budidaya ikan Patin di Desa Koto Masjid dan Pulau Gadang Kecamatan XIII Koto Kampar.
“PT Telkom merupakan salah satu BUMN yang secara terus menerus memberikan kepedulian terhadap pengembangan usaha yang dimiliki masyarakat yang diwujudkan dalam aksi nyata,” sebutnya

Disampaikan Harmon Yero, bentuk komitmen PT Telkom dalam mengembangkan usaha masyarakat Koto Masjid adalah dengan memberikan bantuan total selama tiga tahun terakhir sebesar Rp16 miliar. Diantara bantuan yang diberikan adalah tempat pembenihan baru, ruang sekretariat dan ruang komputer bagi Forum UKM yang dilengkapi 10 komputer dan modem flexy untuk internet serta dana pinjaman usaha.

Selain itu PT Telkom juga membangun tempat penampungan sampah, MCK pasar, gedung kesehatan Balita dan sarana olahraga. “Tidak berhenti sampai di situ, juga ada bimbingan pelatihan internet untuk masyarakat,” sebutnya.

Saat ini didesa Koto Masjid terdapat 776 kolam ikan dengan luas mencapai 42 hektar dengan jumlah produksi per hari 5-6 ton. Selain menghasilkan ikan patin hidup, desa ini juga mengolah ikan patin menjadi salai (ikan asap), kerupuk dan nugget ikan. Desa ini juga menghasilkan bibit ikan patin, mesin pelet dan pelet. Direncanakan juga akan dibangun sentra pengolahan ikan patin seluas 3 hektar.

Sementara Bupati Burhanuddin menyampaikan apresiasi dan ucapan terimakasih atas bantuan yang telah diberikan PT Telkom. Namun menurutnya, belum semua perusahaan di Kabupaten Kampar mampu menjalankan program CSR dengan baik, bahkan ada perusahaan yang tidak peduli sama sekali.

“Oleh karena itu kami imbau untuk peduli terhadap warga dan lingkungan tempat perusahaan berada. Kami butuh perusahaan yang peduli dengan masyarakat yang mau menawarkan berbagai program pengembangan usaha,” ujarnya.

Sumber : http://pratamafm.com/888/the-news/kampar/1879-koto-masjid-tuan-rumah-indonesian-csr-award.html

About jumailischaniago

Visi tanpa eksekusi adalah lamunan. Eksekusi tanpa visi adalah mimpi buruk

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: